Sterling lambat untuk menangkap peringatan Southgate

Raheem Sterling dipesan untuk menyelam waktu Inggris menang 2-1 atas Nigeria di Wembley pada Sabtu cuma beberapa saat sesudah Gareth Southgate sudah mengingatkan beberapa pemainnya mengenai pemakaian asisten wasit video (VAR) saat putaran final Piala Dunia.
Wasit di Rusia akan mengingatkan atau bahkan juga kirim pemain pada set pertama sesudah mengevaluasi insiden set pertama.

Itu diinginkan untuk menutupi tingkah laku kekerasan, tapi FA Inggris tengah menanti untuk dengar protokol yang pas serta pemain dapat juga dipakai sangsi untuk pelanggaran lainnya, seperti menyelam.
Southgate memperluas keputusannya tidak untuk menjatuhkan Sterling untuk kompetisi Nigeria, seperti yang dia anggap dikerjakannya, sesudah pemain Manchester City itu memberikan laporan terlambat untuk berjumpa dengan anggota tim yang lain.
Manajer mengklaim itu bisa menjadi ” narasi besar ” bila ia tinggalkan Sterling keluar, karena ikuti dari badai diatas tato senapan-senapan di kaki kanannya.

Demikian sebaliknya, Southgate menyampaikan dia terasa itu lebih terpenting, serta kurang mengakibatkan kerusakan tim, untuk Sterling cuma meneruskan bermain sepak bola.
Pemain berumur 23 tahun lakukan itu serta begitu disayangkan tidak cetak gol di set pertama set pertama Inggris yang mengesankan, kehilangan dua kesempatan yang pasti, tapi lalu dipesan di set ke-2 waktu ia menguber bola ke ruang penalti serta turun lebih awal menjadi Nigeria penjaga gawang Francis Uzoho mendekatinya.

Sterling benar diperingatkan oleh wasit Italia Marco Guida serta, walau Southgate menyampaikan dia belumlah lihat siaran lagi insiden itu, dia menyatakan : ” Kami lakukan pembicaraan dengan kebanyakan orang pagi hari ini karena argumen itu.
” Bukan bermakna kami ingin lolos dengan apapun, tapi bila kami fikir kami dapat, itu telah hilang. Ada tekel yang kami punya di kompetisi paling akhir yang akan ditarik, mungkin saja kartu kuning atau merah. Semua pemain kami mesti sadari itu.
” Bagaimana itu akan ditafsirkan akan begitu terpenting untuk ketekunan dalam kompetisi. ”
Untuk paruh pertama kompetisi Sabtu, ini merasa seperti Inggris baru, pembenaran hampir dua tahun kerja oleh Southgate yang coba mengusung beban histori dari beberapa pemain ini.

Ya, itu cuma Nigeria yang ramah, cuma 1/2 tertarik, serta Inggris masih tetap 16 hari serta 2. 000 mil jauhnya dari melawan Tunisia di Volgograd dalam kick-off yang besar sekali.
Tapi semua pengagum ingin lihat dari team ini di acara itu, serta Inggris bermain dengan kebebasan serta style yang jamin lebih dari 2-0 1/2 waktu mereka memimpin gol dari Gary Cahill serta Harry Kane.
Tapi bila set pertama merupakan hari esok, set ke-2 merupakan waktu lantas, karena Inggris mengaku jelek, pergi ke cangkang mereka serta mencari banyak dari itu seakan-akan mereka menuju imbang 2-2. Kesangsian lama merayap kembali serta Anda bertanya-tanya apa team ini dapat membebaskan diri dari histori segampang yang diharapkan beberapa orang.

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *